Ciri-Ciri Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah

Senin, 5 Juli 2004 10:53:51 WIB
Kategori : Bab : Manhaj

Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah aqidah yang sejalan dengan fithrah dan logika yang benar, bebas dari syahwat dan syubhat. Sanadnya bersambung kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, sahabat, tabi'in dan para imam, baik dalam ucapan, perbuatan maupun keyakinan. Ciri ini banyak diakui oleh para penentangnya. Dan memang -Alhamdulillah- tidak ada suatu prinsip pun dari aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah yang tidak memiliki dasar Al-Qur'an dan As-Sunnah atau dari Salafus Shalih. Ini tentu berbeda dengan aqidah-aqidah bid'ah lainnya.

Jika Kamu Tinggal Bersama Keluargamu, Maka Kamu Bukan Isteriku Lagi (Tertalak)

Minggu, 4 Juli 2004 20:31:37 WIB
Kategori : Fiqih : Nikah & Talak

Sebelum saya menjawab pertanyaan, perlu saya tegaskan bahwa hendaknya seseorang jangan mudah menjatuhkan talak, sebab masalah tersebut sangat berbahaya yang bisa merusak akad nikah, sedangkan akad nikah termasuk akad yang sangat sacral. Tidak ada akad yang paling mendapat perhatian besar dari syariat Islam kecuali akad nikah, karena akad nikah mempunyai konsekwensi hukum yang sangat banyak seperti warisan, nasab, berbesan dan masalah-masalah kemasyrakatan besar lainnya. Sehingga seseorang dianggap tidak berakal sehat apabilah harus menjatuhkan talak kepada istrinya hanya dikarenakan masalah kecil. Berapa banyak orang yang mentalak istrinya setelah itu berkeliling mendatangi para ulama meminta pendapat untuk mencari jalan keluar dan akhirnya menyesal. Nasehat saya kepada setiap kaum laki-laki agar tidak tergesa-gesa menjatuhkan talak.

Al-Wala Dan Al-Bara -Bentuk Loyalitas Terhadap Orang Kafir

Minggu, 4 Juli 2004 20:29:48 WIB
Kategori : Dakwah : Wala & Bara

Bermukim (tinggal) di negara mereka dan tidak pindah (hijrah) dari negara tersebut ke negara kaum muslimin untuk menyelamatkan Ad-Dien, sebab berhijrah untuk tujuan tersebut merupakan kewajiban bagi seorang muslim, dan berdiamnya seorang muslim di negara kafir menunjukkan loyalitasnya terhadap orang kafir. Maka dari itu Allah Ta'ala mengharamkan bermukimnya orang muslim diantara orang-orang kafir apabila ia mampu untuk berhijrah. Allah Ta'ala berfirman : "Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya :'Dalam keadaan bagaimana kamu ini ?' Mereka menjawab : 'Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekkah)'. Para malaikat berkata :'Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu ?' Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali, kecuali mereka yang tertindas..."

Al-Wala' dan Al-Bara' -Loyalitas dan Pelepasan Diri-

Minggu, 4 Juli 2004 20:21:31 WIB
Kategori : Dakwah : Wala & Bara

Setiap muslim yang meyakini kebenaran Aqidah Islamiyah mempunyai kewajiban untuk selalu menolong dan berloyalitas terhadap saudara-saudaranya se-Aqidah Islamiyah serta memusuhi musuh-musuh mereka ; mencintai ahli tauhid serta ikhlas kepada mereka dan membenci orang-orang musyrik serta memusuhi mereka. Yang demikian itu, adalah merupakan dien Nabi Ibrahim Alaihissalam beserta orang-orang yang bersama beliau yang kita semua diperintahkan untuk mengambil contoh yang baik dari mereka.


Keinginan Menuntut Ilmu Tetapi Problem Yang Dihadapi Lupa Dan Tidak Ingat Ilmu Yang Didengarkan

Sabtu, 3 Juli 2004 22:51:05 WIB
Kategori : Al-Ilmu

Manusia berbeda-beda dalam menuntut ilmu, tidak setiap penuntut ilmu hafal ilmu yang telah ia dengarkannya. Akan tetapi (ia tentu) hafal sedikit dari ilmu yang ia dengarnya. Dan ilmu itu diperoleh sedikit demi sedikit, jika (terus) diulang-ulang maka akan hafal. Saya menasehati agar berusaha dan bersungguh-sungguh menghafal Al-Qur’an. Karena menghafal itu adalah suatu tabiat, dengan menghafal dan mengulangi maka hafalan akan terus bertambah dan akan semakin kuat. Barangsiapa bersungguh-sungguh ia akan dapati bahwa dengan menghafal Al-Qur’an akan memulai jalan untuk membuka “daya hafalannya”. Jika penanya belum hafal Al-Qur’an, hendaklah menghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu sejumlah ulama pada masa lalu tatkala seorang penuntut ilmu masuk ke masjid ingin berguru mensyaratkan hafal Al-Qur'an.

Seruan Terbuka Kepada Para Pemilik Toko Buku, Penerbitan Umum Dan Khusus

Kamis, 1 Juli 2004 11:57:55 WIB
Kategori : Al-Masaa'il

Dan jika demikian perkaranya, sesungguhnya telah didapati, di masa / jaman kita saat ini, buku-buku dan selebaran serta kaset-kaset di toko-toko buku (penerbitan dll, pent.) yang saya sebutkan : mayoritasnya buku-buku tersebut dipertokoan bisnis diperjual belikan, seperti : buku- buku karya Sayyid Quthb, Muhammad al-Ghazali, Yusuf al-Qardhawi, Abul A`la al-Maududi, Hasan al-Bannaa', Muhammad Surur dan Muhammad Ahmad ar-Raasyid, Said Hawwa', Salman al- 'Audah, Safar al-Hawali, Nashir al- 'Umr, 'Aaidh al-Qarni, Mahmud Abdul Halim dan Jasim al-Muhalhal serta murid-murid al-Bannaa', keluarga Quthb dan orang yang seperti mereka dari setiap pimpinan atau orang-orang yang berintimaa kepada salah satu Firqah yang bertabrakan dengan Manhaj Salaf di dalam banvak maupun sedikit bab-bab keilmuan dan amalan di sepanjang masa ini.

First  Prev  368  369  370  371  372  373  374  375  376  377  378  Next  Last

Bismillaahirrahmaanirrahiim Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasul termulia, juga kepada seluruh keluarga dan shahabatnya. Amma ba'du. Website almanhaj.or.id adalah sebuah media dakwah sangat ringkas dan sederhana, yang diupayakan untuk ikut serta dalam tasfiyah (membersihkan) umat dari syirik, bid'ah, serta gerakan pemikiran yang merusak ajaran Islam dan tarbiyah (mendidik) kaum muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni dan mengajak mereka kepada pola pikir ilmiah berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih. Kebenaran dan kebaikan yang anda dapatkan dari website ini datangnya dari Allah Ta'ala, adapun yang berupa kesalahan datangnya dari syaithan, dan kami berlepas diri dari kesalahan tersebut ketika kami masih hidup ataupun ketika sudah mati. Semua tulisan atau kitab selain Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahihah dan maqbul, mempunyai celah untuk dikritik, disalahkan dan dibenarkan. Barangsiapa yang melihat adanya kesalahan hendaknya meluruskannya. Hati kami lapang dan telinga kami mendengar serta bersedia menerima. Semoga Allah menjadikan upaya ini sebagai amalan shalih yang bermanfaat pada hari yang tidak lagi bermanfaat harta dan anak-anak, melainkan orang yang menemui Rabb-nya dengan amalan shalih. Jazaakumullahu khairan almanhaj.or.id Abu Harits Abdillah - Redaktur Abu Khaulah al-Palimbani - Web Admin