Kategori Al-Masaa'il

Seruan Terbuka Kepada Para Pemilik Toko Buku, Penerbitan Umum Dan Khusus

Kamis, 1 Juli 2004 11:57:55 WIB



Halaman ke-1 dari 3

SERUAN TERBUKA KEPADA PARA PEMIILIK TOKO BUKU, PENERBITAN UMUM DAN KHUSUS


Oleh
Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi al-Madkhaly



Dari seorang yang selalu membutuhkan ampunan Tuhannya, Zaid bin Muhammad bin Hadi al-Madkhaly, kepada saudara yang mulia seiman dan seagama, yang saya maksud para pemilik toko-toko buku/ penerbitan/ percetakan milik pemerintah dan swasta di negeri kami (dan selainnya -pent), adalah mereka yang ber-Manhaj Salaf, semoga Allah selalu memberi taufiq kepada sernuanya untuk selalu mentaati dan Âberusaha dalam mencari ridha-Nya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selanjutnya: Sesungguhnya aku memuji kepada Engkau, Allah, Yang tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia. Kemudian aku ingatkan diriku dan diri kalian -dan peringatan itu akan membawa manfaat bagi kaum mukminin- dengan apa yang telah diketahui, bahwa wajib bagi individu (muslim dan muslimah -pent.) untuk menjaga lima perkara berikut ini, yaitu : agama, akal, kehormatan, darah dan harta. Manusia yang paling utama untuk menjaga perkara-perkara ini adalah umat Islam pada umumnya dan para penuntut ilmu khususnya. Dan jika demikian perkaranya, sesungguhnya telah didapati, di masa / jaman kita saat ini, buku-buku dan selebaran serta kaset-kaset di toko-toko buku (penerbitan dll, pent.) yang saya sebutkan : mayoritasnya buku-buku tersebut dipertokoan bisnis diperjual belikan, seperti: buku- buku karya Sayyid Quthb, Muhammad al-Ghazali, Yusuf al-Qardhawi, Abul A`la al-Maududi, Hasan al-Bannaa', Muhammad Surur dan Muhammad Ahmad ar-Raasyid, Said Hawwa', Salman al- 'Audah, Safar al-Hawali, Nashir al- 'Umr, 'Aaidh al-Qarni, Mahmud Abdul Halim dan Jasim al-Muhalhal serta murid-murid al-Bannaa', keluarga Quthb dan orang yang seperti mereka dari setiap pimpinan atau orang-orang yang berintimaa kepada salah satu Firqah yang bertabrakan dengan Manhaj Salaf di dalam banvak maupun sedikit bab-bab keilmuan dan amalan di sepanjang masa ini.[1]

Bahwasanya tulisan-tulisan, kaset dan selebaran, yang nama-nama mereka tercantum di dalamnya, ada yang dapat diterima dan ada yang (harus) ditolak. Di dalamnya pula terdapat perkara yang sia-sia dan juga racun.([2]Jika kamu perhatikan dengan seksama akan kamu dapati, bahwa penuntut ilmu mayoritasnya terbagi menjadi dua kelompok (bagian), yaitu:

Kelompok (bagian) yang mantap keilmuan Syari'ahnya dan ilmu bahasa Arabnya, yaitu ketika mereka membaca kitab apapun mereka dapat memilah antara yang dapat diterima dan ditolak, yang bermanfaat dan yang membawa mudharat.

Kelompok (bagian) lainnya, adalah para penuntut ilmu yang kurang mantap keilmuan agama dan bahasanya. Yaitu mereka mengambil apa yang mereka baca tanpa memilah antara yang shahih dan yang rusak. Antara yang diterima dan yang ditolak. Bahkan yang didengungkan adalah mengumpulkan dan sana-sini tanpa memeriksa dan meneliti. Kemudian mereka mempelajari apa-apa yang mendatangkan kemudharatkan dan tidak rnemberi manfaat kepada mereka sama sekali, dengan perantara kitab-kitab atau selebaran atau kaset-kaset yang terkumpul di dalamnya, antara yang diterima dan yang ditolak dan antara yang rusak dan yang shahih.

Apabila demikian adanya, maka nasehatku -untuk diriku sendiri dan untuk mereka- agar berpaling (meninggalkan) kitab kitab dan selebaran serta kaset-kaset orang yang telah aku sebutkan nama-namanya tersebut, dalam rangka menjaga dan melindungi agama kita yang hak dan Aqidah Salaf yang murni, bersih dari apa yang membawa kepada kerugian dan kejelekan. Dan dalam rangka menjaga akal hati dan pikiran kita, merupakan hal yang dimaklumi, bahwasanya tidak ada kepentingan kita sedikitpun darinya, dikarenakan kitab-kitab ulama salaf yang terdahulu dan yang sekarang ada di tengah-tengah kita, sedangkan yang ada di dalamnya mencukupi sesuai yang kita butuhkan dari kitab-kitab yang disebutkan sebelumnya, yang mengandung banyak kerancuan, yang wajib mengambil tameng sepertinya, secara maknawi untuk menyelamatkan agama dan aqidah, manhaj, akal serta hati dan menghormati darah dan harta.

Jadi benarlah, bahwa buku-buku mereka tidak berhak dan tidak boleh dinamakan sebagai buku-buku Tarbiyah Islamiyyah (pendidikan Islam) yang
sebenarnya, sampai dibersihkan dari apa yang ada di dalamnya, yakni penyimpangan terhadap Manhaj Tarbiyah Islamiyyah Salafiyyah, yang menyandarkan kepada nash-nash al-Kitab (al-Qur'an) dan as-Sunnah yang shahih dengan pemahaman yang benar dan uslub/cara yang bijaksana yang diambil dari firman Allah yang haq Tabaraka wa Ta'ala:

"Artinya : Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. " [Ali-Imran : 159]

Dan berapa banyak perkara-perkara yang sama, yang disandarkan kepadanya, dalam menyampaikan dakwah kepada Allah dan telah diterapkannya oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam shahabat dan pengikutnya penerapan secara ilmiah, yang telah membuahkan kebaikan dan keberuntungan. Dan dengan keutamaan Allah, kemudian dengan keutamaan penerapan itu secara amaliyah dan dakwah tersebut banyak memberi pengaruh dengan berpindahnya orang-orang kafir ke agama Islam, yang mana Islam merupakan agama yang dimuliakan dan millah yang diridhai oleh Allah untuk semua makhluq di alam semesta ini dari kalangan jin dan manusia.

Dan yang terakhir, bukanlah pernbicaraanku ini sebuah bisikan, bahkan teriakan di telinga-telinga orang yang mau mendengarkan ucapan (nasehat) dan mau mengikuti yang baik dari para pemilik toko-toko buku yang toko-toko mereka diluberi oleh buku-buku para pimpinan Harakiyin dan murid-muridnya [3]

Kewajiban bagi mereka untuk membersihkan toko-toko (penerbitan/ percetakan / perpustakaan -pent.) dari buku-buku mereka dan hendaknya diisi rak-raknya dengan kitab-kitab yang berisikan ilmu al-Kitab dan as-Sunnah yang berdasarkan Manhaj Salaf, itu lebih selamat dan lebih kekal. Dan rezeki Allah itu terbatas dan sudah tercatat. Dan rezeki yang paling baiknya adalah yang datang dari sisi yang halal. Bahkan rezeki yang didapat dari cara yang tidak halal, pelakunya tidak akan aman dari pertanyaan Allah di dalamnya. Untuk itu, bagaimana anggapanmu, saudaraku, dengan penghasilan yang diambil dari barang yang di dalamnya mengandung penipuan terhadap kaum muslimin muslimat, seperti menjual belikan buku-buku mereka para penulis yang telah tersusun nama-nama mereka dalam buku ini sebelumnya, serta telah aku peringatkan dari mereka. Sebagaimana telah memperingatkan dari mereka dan buku-bukunya para ulama Rabbaniyun, yang selalu memberi nasehat dan itu dilakukan setelah menela'ah bahaya yang ada dalam buku-buku mereka. Kapan pun waktunya, toko-toko yang disebutkan itu dibersihkan darinya dan diletakkan di tempatnya kitab-kitab para Ulama Salafiyin sebagai gantinya, alangkah indahnya pengganti yang bersih, ketika membersihkan tempat yang tercampuri dengan kotoran.

Dan mungkin seseorang akan mengatakan: Tidaklah muncul (ucapan ini), kecuali dari selain Ulama Salafiyin sungguh kamu telah menyerang, ya Syaikh para ahli fikir dan dakwah. di antara mereka terdapat para syuhadaa dan mujahidun penulis dan kamu telah men-tahdzir buku, selebaran, kaset-kaset mereka dengan cara membabi huta, kosong dari penegakkan dalil dan menampakkan hujjah. Sesungguhnya aku memandang, bahwa harus bagiku untuk menyebut setiap kitab dan penulisnya, atau selebaran atau kaset-kaset mereka, dua contoh atau satu contoh paling sedikitnya, agar dapat dijadikan sebagai dalil oleh para pembaca yang cerdas apa yang di dalamnya terdapat penyimpangan dari jalan-jalan kebenaran.

Dan akan aku tinggalkan komentar bagi para pembaca dan aku akan tinggalkan pengelompokannya kepada pembaca, adakah mereka-mereka yang disebutkan tadi akan dikelompokkan bersama ulama as-Salafiyyin atau bersama Ahli Bid'ah dan sesat, maka marilah kita melangkah ke contoh-contoh yang ada.

Kita memohon kepada Allah, semoga Allah mengilhami kita bimbingan dan mengaruniai kita kecintaan kepada kebenaran dan orang-orangnya serta kebencian kepada Ahli Bathil dan para pengikutnya.


1 2 3  next

Bismillaahirrahmaanirrahiim Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasul termulia, juga kepada seluruh keluarga dan shahabatnya. Amma ba'du. Website almanhaj.or.id adalah sebuah media dakwah sangat ringkas dan sederhana, yang diupayakan untuk ikut serta dalam tasfiyah (membersihkan) umat dari syirik, bid'ah, serta gerakan pemikiran yang merusak ajaran Islam dan tarbiyah (mendidik) kaum muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni dan mengajak mereka kepada pola pikir ilmiah berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih. Kebenaran dan kebaikan yang anda dapatkan dari website ini datangnya dari Allah Ta'ala, adapun yang berupa kesalahan datangnya dari syaithan, dan kami berlepas diri dari kesalahan tersebut ketika kami masih hidup ataupun ketika sudah mati. Semua tulisan atau kitab selain Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahihah dan maqbul, mempunyai celah untuk dikritik, disalahkan dan dibenarkan. Barangsiapa yang melihat adanya kesalahan hendaknya meluruskannya. Hati kami lapang dan telinga kami mendengar serta bersedia menerima. Semoga Allah menjadikan upaya ini sebagai amalan shalih yang bermanfaat pada hari yang tidak lagi bermanfaat harta dan anak-anak, melainkan orang yang menemui Rabb-nya dengan amalan shalih. Jazaakumullahu khairan almanhaj.or.id Abu Harits Abdillah - Redaktur Abu Khaulah al-Palimbani - Web Admin