Kategori Demokrasi Dan Politik

Fatwa Ulama Tentang Kondisi Politik Di Indonesia, Wawancara Dengan Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid

Sabtu, 3 April 2004 08:32:56 WIB



Halaman ke-2 dari 2


Soal : Perlu kami beritahukan kepada anda, sebatas berita yang kami dengar dan tampaknya benar, bahwa al-akh Ja'far Umar Thalib akan mengadakan majelis atau apel siaga -atau sebagaimana juga yang mereka sebut dengan orasi politik-, atas nama Forum Komunikasi Ahlussunnah wal Jama'ah dengan tema: Sikap kita terhadap kondisi politik yang ada sekarang ini di Indonesia dibawah naungan Al-Kitab dan As-Sunnah. Demikian tema majelis tersebut. Dan acara itu akan diselenggarakan pada hari Ahad di Gedung Olah Raga Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia. Sedangkan kami tidak mengetahui apa yang akan disampaikan oleh al-akh Ja'far dalam ceramahnya itu. Namun tampaknya mengenai masalah sikap kaum Muslimin Indonesia terhadap politik dewasa ini. Dan ada kemungkinan juga meliputi pembahasan hukum wanita menjadi pemimpin negara. Lebih dari itu, al-akh Ja'far telah mempersiapkan satuan petugas keamanan dalam majelis tersebut.

Yang menjadi masalah, majelis itu akan digelar untuk umum, dengan mengerahkan masa dari berbagai tempat, dengan mempersiapkan satuan petugas keamanan untuk mengatasai segala kemungkinan buruk yang terjadi di dalamnya.

Jawab : Saya kira, pertanyaan yang anda adalah lanjutan dari apa yang telah kami tanggapi kemarin. Jadi, kami tidak sependapat dengan acara itu. Saya ingatkan hal ini kepada al-akh Ja'far, namun bukan dengan hal ini saja kami nasihatkan. Bahkan kami nasihatkan juga agar dia meninggalkan acara seperti itu dan sejenisnya, meskipun menurut perkiraannya ada juga manfaatnya.

Menurut pandangan saya kerusakan yang akan timbul dari acara tersebut lebih banyak dan lebih besar. Lebih dari itu acara seperti itu, sudah mengeluarkan (seseorang) dari manhaj salaf; berdasarkan kaidah yang ada (manhaj salaf). Demikianlah, paling tidak menurut yang dapat dipahami oleh seseorang.

Karena penggunakan trik-trik politik semacam itu bukan merupakan manhaj salaf.

Dalam hal ini, kami berbaik sangka kepada al-akh Ja'far bahwa dia berkesimpulan dan menyangka perkara itu adalah hal yang baik dan benar.

Dan nasehat kami kepadanya, hendaknya dia (al-akh Ja'far) membicarakan hal seperti ini, terlebih dulu kepada para masyaikh dan ahli ilmu (ulama) sebelum melangkah agar tidak keluar dari arahan, nasihat serta uslub (metode) mereka dalam dakwah ilallah.

Soal : Baik syeikh. Tetapi menurut pengakuan al-akh Ja'far, dia telah membicarakannya dengan para masyaikh. Katanya ia telah mendapatkan izin dari beberapa masyayikh. Kemudian ketika kami menanyakan kepada syeikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiri. Beliau memberi jawaban yang sama seperti jawaban anda. Kami jadi heran, sebenarnya dari mana ia mendapatkan izin (tazkiyah) semacam itu.

Jawab : Tanyakan dan konfirmasikan lagi kepadanya (Ja'far). Dan katakana kepadanya, kami telah mendapatkan jawabannya (dari masyaikh). Bagaimana komentar kalian?" Dan nasihatkan kepada (Ja'far): " Janganlah kalian menjadikan perkara ini sebagai jalan untuk memutus persaudaraan dan menimbulkan permusuhan dan perseteruan di antara kalian".

Soal : Baikh, Syeikh. Pertanyaannya sekarang tentang demonstrasi. Yakni, orang-orang mengklaim bahwa demonstrasi atau keluar ke jalan jalan misalnya, tidak dilarang kalau untuk membela penguasa. Apakah pendapat ini benar atau tidak?

Jawab : (Pendapat itu benar) bila penguasa / pemerintah Muslim tadi menyetujui acara tersebut dan memberi izin, serta diadakan untuk sesuatu yang penting. Lain masalahnya apabila ada hal-hal atau perbuatan yang banyak menentang arus serta membangkitkan emosi massa melawan penguasa dan yang semacam itu.

Soal : Bagaimana kalau tanpa ijin pemerintah, ya Syeikh?

Jawab : Masing-masing punya hukum dan penjabarannya.

Soal : Kalau tanpa izin?

Jawab : Sebagaimana yang telah kami nyatakan. Itu salah satu dari pintu-pintu bencana dan kerusakan.

Soal : Syaikh, kami minta izin (dialog) ini kami rekam dan kami sebarluaskan fatwa fatwanya.

Jawab : Tak ada masalah, insya Allah. Kami selalu menyambut kalian. Jawaban saya berdasarkan pertanyaan itu sendiri.

Soal : Baik Syeikh, kami harap komunikasi seperti ini tetap berkelanjutan dengan Anda.

Jawab : Semoga Allah memberi kita taufiqNya dan menetapkan kita dalam kebenaran.

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 10/Th.III/1420H – 1999M. Penerbit Lajnah Istiqomah. Alamat Redaksi : Gedung Umat Islam Lt II Kartopuran No. 241A Telp (0271) 661998 Surakarta 5712]

prev 1 2 

Bismillaahirrahmaanirrahiim Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasul termulia, juga kepada seluruh keluarga dan shahabatnya. Amma ba'du. Website almanhaj.or.id adalah sebuah media dakwah sangat ringkas dan sederhana, yang diupayakan untuk ikut serta dalam tasfiyah (membersihkan) umat dari syirik, bid'ah, serta gerakan pemikiran yang merusak ajaran Islam dan tarbiyah (mendidik) kaum muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni dan mengajak mereka kepada pola pikir ilmiah berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih. Kebenaran dan kebaikan yang anda dapatkan dari website ini datangnya dari Allah Ta'ala, adapun yang berupa kesalahan datangnya dari syaithan, dan kami berlepas diri dari kesalahan tersebut ketika kami masih hidup ataupun ketika sudah mati. Semua tulisan atau kitab selain Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahihah dan maqbul, mempunyai celah untuk dikritik, disalahkan dan dibenarkan. Barangsiapa yang melihat adanya kesalahan hendaknya meluruskannya. Hati kami lapang dan telinga kami mendengar serta bersedia menerima. Semoga Allah menjadikan upaya ini sebagai amalan shalih yang bermanfaat pada hari yang tidak lagi bermanfaat harta dan anak-anak, melainkan orang yang menemui Rabb-nya dengan amalan shalih. Jazaakumullahu khairan almanhaj.or.id Abu Harits Abdillah - Redaktur Abu Khaulah al-Palimbani - Web Admin