Kategori Fokus Utama

Islam Merupakan Rahmat Bukan Ancaman

Kamis, 25 Mei 2006 15:11:32 WIB

Banyak nash dari Nabi Shalallohu 'alaihi wa sallam yang menegaskan kepada kaum mukminin, kaum yang menyambut seruan Alloh dan RasulNya, yang mengimani hukum Alloh dan RasulNya, agar menjadi orang–orang yang memiliki rasa kasih saying dan saling menyayangi, sehingga mereka akan disayangi oleh Alloh ‘Azza wa Jalla, bukan sekedar rahmat yang berbentuk angan–angan yang diimpikan oleh hati dan dilantunkan oleh lisan. Kalau hanya sekedar itu, maka ini bias dilakukan oleh semua orang. Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman. "Hai Orang–orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat. Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa–apa yang tiada kamu kerjakan". Alloh menginginkan kita menjadi orang–orang yang menyayangi dan saling menyayangi, lagi disayangi ; bukan hanya sekedar ucapan, akan tetapi (dibuktikan) dengan amal ; bukan sekedar ungkapan, akan tetapi (diwujudkan) dengan perbuatan.

Pengertian Wahabi Dan Siapa Muhammad Bin Abdul Wahhab

Minggu, 5 Maret 2006 08:06:00 WIB

Orang-orang biasa menuduh "Wahabi " kepada setiap orang yang melanggar tradisi, kepercayaan dan bid'ah mereka, sekalipun kepercayaan-kepercayaan mereka itu rusak, bertentangan dengan Al-Qur'anul Karim dan hadits-hadits shahih. Mereka menentang dakwah kepada tauhid dan enggan berdo'a (memohon) hanya kepada Allah semata. Para ahli bid'ah menentang keras dakwah tauhid yang dibangun oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Ini tidak mengherankan, sebab musuh-musuh tauhid telah ada sejak zaman Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam . Bahkan mereka merasa heran terhadap dakwah kepada tauhid. Allah berfirman: "Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan."

Ulama-Ulama Pembela Dakwah Salafiyah Dahulu Hingga Sekarang -Muhammad bin Abdul Wahhab-

Rabu, 15 Februari 2006 14:28:28 WIB

Beliau hidup tiga abad yang lampau. Pada saat dunia dipenuhi syirik, bid’ah dan kesesatan. Orang-orang bertawajjuh (menghadapkan wajah mereka) kepada selain Allah, kepada wali-wali Allah, berdo’a dan beristighatsah kepada selain Allah, meminta pertolongan kepada selain Allah. Mereka menggantungkan hati kepada pohon, batu, kain-kain, pakaian-pakaian, dan peninggalan-peninggalan (yang dikeramatkan). Mereka mencari berkah dari semua hal di atas. Maka imam ini melaksanakan apa yang Allah ilhamkan kepadanya, dan apa yang Allah telah ilhamkan kepada imam lainnya, Amir yang bersamanya. Sehingga bersatulah ilmu dan jihad, pena dan tombak. Keduanya saling menguatkan dan saling menolong untuk membela tauhid dan aqidah yang lurus. Beliau berdakwah menuju Allah Ta’ala dan menuju tauhid yang murni.

Ulama-Ulama Pembela Dakwah Salafiyah Dahulu Hingga Sekarang -Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah-

Selasa, 14 Februari 2006 10:40:15 WIB

Demi Allah, demi Allah dan demi Allah hampir saya bersumpah secara khusus, bahwasanya tidak ada syubhat yang kamu hadapi di masa-masa ini. Setelah delapan abad dari kematian Imam ini, wahai saudaraku yang mendapatkan taufik, di dalam masalah aqidah dan agama yang termasuk masalah-masalah ahli bid’ah lalu kamu mencarinya di dalam kitab-kitabnya, kamu teliti di dalam tulisan-tulisannya dan risalah-risalahnya, atau fatwa-fatwa dan jawaban-jawabannya, maka kamu akan mendapatkan jawabannya. Jika kamu tidak mendapatkannya, maka hal itu disebabkan ketidak mampuan dalam mencarinya, bukan karena Ibnu Taimiyah tidak menyebutkan jawaban. Masalah ini saya harapkan agar dipahami secara baik. Sehingga nampak kemampuan Imam ini, kekuatan ilmunya, keluasan akalnya, kegeniusan otaknya –semoga Allah memberi rahmat kepadanya-.

Ulama-Ulama Pembela Dakwah Salafiyah Dahulu Hingga Sekarang -Imam Ahmad Bin Hambal Rahimahullah-

Senin, 13 Februari 2006 12:16:09 WIB

Sesungguhnya keistimewaan terbesar yang dimiliki dakwah Salafiyah yang penuh berkah ini adalah tegaknya dakwah tersebut di atas sunnah yang shahih. Dakwah ini tidak bersandar kepada hadits-hadits lemah dan palsu. Pada keadaan seperti itu, para penuntut ilmu syar’i juga telah mengetahui secara jelas tentang pengertian hadits shahih dan syaratnya. Termasuk syarat terbesar adalah bersambungnya sanad dengan para perawi yang terpercaya. Ada juga sayarat-syarat lain, yang sekarang kami tidak membicarakannya dan menyebutkannya. Termasuk syarat hadits shahih adalah bersambungnya sanad dengan para perawi yang terpercaya. Maka syarat orang yang menisbatkan dirinya ke dalam dakwah Salafiyah, dakwah yang berdiri tegak di atas hadits yang shahih, harus memiliki silsilah dakwah itu sendiri. Artinya dia harus mengambil manhajnya dari para masyayaikh dan ulamanya yang terpercaya.

Jika Kamu Mendengar Perkataan : Itu Pengikut Wahabi, Maka Kemungkinan Ia Seorang Yang Bodoh

Selasa, 17 Januari 2006 16:48:14 WIB

Jika kamu mendengarkan seseorang berkata : “Itu pengikut Wahabi”, maka ketahuilah bahwa ia termasuk salah satu dari golongan dibawah ini. Mungkin ia seorang yang melakukan perbuatan keji. Atau mungkin seorang yang bodoh tidak mengetahui hakekat ini. Ini adalah kedustaan yang besar terhadap para da’i yang menyeru kepada Allah. Allah berfirman dalam Al-Qur’an. “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih didunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. Allah telah menamai kita sejak dahulu sebagai muslimin dan kita umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak meridhai Nabi Muhammad diganti, kami tidak meridhai untuk menisbatkan diri kami kepada Syafi’i atau Zaidi atau kepada Wahabi atau selainnya.

First  Prev  1  2  3  4  5  6  7  8  Next  Last

Bismillaahirrahmaanirrahiim Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasul termulia, juga kepada seluruh keluarga dan shahabatnya. Amma ba'du. Website almanhaj.or.id adalah sebuah media dakwah sangat ringkas dan sederhana, yang diupayakan untuk ikut serta dalam tasfiyah (membersihkan) umat dari syirik, bid'ah, serta gerakan pemikiran yang merusak ajaran Islam dan tarbiyah (mendidik) kaum muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni dan mengajak mereka kepada pola pikir ilmiah berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih. Kebenaran dan kebaikan yang anda dapatkan dari website ini datangnya dari Allah Ta'ala, adapun yang berupa kesalahan datangnya dari syaithan, dan kami berlepas diri dari kesalahan tersebut ketika kami masih hidup ataupun ketika sudah mati. Semua tulisan atau kitab selain Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahihah dan maqbul, mempunyai celah untuk dikritik, disalahkan dan dibenarkan. Barangsiapa yang melihat adanya kesalahan hendaknya meluruskannya. Hati kami lapang dan telinga kami mendengar serta bersedia menerima. Semoga Allah menjadikan upaya ini sebagai amalan shalih yang bermanfaat pada hari yang tidak lagi bermanfaat harta dan anak-anak, melainkan orang yang menemui Rabb-nya dengan amalan shalih. Jazaakumullahu khairan almanhaj.or.id Abu Harits Abdillah - Redaktur Abu Khaulah al-Palimbani - Web Admin