Kategori Aqidah Al-Wasithiyah

Sifat : Orang-Orang Mukmin Melihat Allah Pada Hari Kiamat, Allah Turun Ke Langit Dunia Setiap Malam

Minggu, 25 Februari 2007 12:23:50 WIB

Hadits yang disepakati keshahihannya ini, merupakan dalil yang sahih dan gamblang, yang menyatakan turunnya Allah Ta'ala ke langit dunia pada setiap malam, ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir. Turunnya Allah Ta'ala ini sesuai dengan kebesaran dan keagunganNya. Turun merupakan salah satu sifat Fi'liyah. Dia turun ketika Dia menghendaki dan kapan saja Dia menghendaki. Arti turun telah diketahui, tetapi bagaimana keadaan turun-Nya itu tidak diketahui, mengimaninya merupakan kewajiban, sedangkan bertanya mengenainya adalah bid'ah. Demikian pula turunnya Allah pada Hari Kiamat, sebagaimana disebutkan dalam Al-Kitab-dan As-Sunnah. Turun-Nya tidak sama dengan turunnya tubuh manusia dari atap rumah ke tanah, yang mana atap tetap berada di atasnya, tetapi Allah Maha Suci dari hal yang demikian itu.

Sifat : Al-Istiwa, Al-Uluw, Al-Maiyah Dan Al-Kalam

Rabu, 2 Agustus 2006 15:59:34 WIB

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : "Dan Allah berbicara kepada Musa dengan langsung". Ayat ini, juga ayat-ayat lain yang disebutkan oleh penulis, menunjukkan bahwa Allah benar-benar berbicara dengan pembicaraan yang sesuai dengan kebesaran-Nya. Dia berbicara bila Dia menghendaki, tentang apa yang Dia kehendaki, dan kapan saja Dia menghendaki. Dia, benar-benar telah berbicara dengan Al-Qur'an dan kitab-kitab lain yang diturunkan kepada para nabi 'alaihimush shalatu wassalam. Al-Qur'an adalah kalam-Nya Subhanahu wa Ta'ala , dirurunkan, bukan makhluk, bermula dari-Nya dan akan kembali kepa-da-Nya. Bila manusia menulis Al-Qur'an di mushaf atau membacanya, maka hal itu tidak merubah keberadaannya sebagai Kalam Allah. Karena perkataan itu disandarkan kepada siapa yang mengatakannya pertama kali, bukan kepada siapa yang menyampaikannya.

Sifat : Al-Makru, Al-Kaid, Al-'Afwu, Al-Maghfirah, Al-Izzah Dan Al-Qudrah

Minggu, 26 Februari 2006 07:03:43 WIB

Allah telah menetapkan bagi diri-Nya sifat-sifat yang tersebut dalam ayat-ayat tersebut, yaitu : Makar, Al-Kaid (tipu daya), dan Al-Mumahalah (tipu daya). Ini semua merupakan sifat Fi'liyah yang ada pada Allah, dengan makna yang sesuai dengan kebesaran dan keagungan-Nya. Namun, dari sifat-sifat Fi'liyah ini tidak boleh diambil nama, sehingga tidak boleh mengatakan : bahwa salah satu nama-Nya adalah Al-Makir (Maha Makar), atau Al-Kaaid (Yang Maha Menipu Daya), karena nama tersebut tidak disebutkan. Kita berhenti pada apa yang tersebut saja, yaitu bahwa Dia Subhanallahu wa Ta'ala adalah sebaik-baik pembuat makar dan bahwa Dia merencanakan tipu daya terhadap musuh-musuh-Nya yang kafir itu. Jadi Allah mensifati diri-Nya dengan sifat makar dan menipu daya sebagai balasan.

Sifat : Ar-Ridha, Al-Ghadhab. As-Sukht, Al-La'n, Al-Karahiyah, Al-Wajhu, Al-Yadain, Al-Ainain

Kamis, 13 Oktober 2005 06:55:14 WIB

Sifat Al-Maji' (Tiba), Al-Ityan (Datang). Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman : " Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan kedatangan Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskanlah perkaranya.". "Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi digoncangkan berturut-turut. Dan tibalah Rabbmu sedangkan malaikat berbaris-baris.". Ayat-ayat yang disebutkan oleh penulis ini, juga ayat-ayat yang lain, memuat penetapan sifat Al-Maji' (tiba') dan Al-ltyan (datang), demikian pula sifat An-Nuzul (turun), sesuai dengan makna yang laik dengan keagungan Allah Ta'ala. Perbuatan-perbuatan ikhtiari ini dilakukan berkaitan dengan Al-Masyi'ah (kehendak) dan Al-Qudrah (kemampuan) Allah.

Sifat : Al-Iradah, Al-Masyi'ah, Al-Mahabbah, Al-Mawaddah, Ar-Rahmah, Al-Maghfirah

Jumat, 12 Agustus 2005 07:22:34 WIB

Al-Iradah Al-Kauniyah Al-Qadariyah bersifat umum, meliputi seluruh peristiwa dan apapun yang terjadi di jagad raya ini, entah berupa kebaikan maupun keburukan, kekafiran maupun keimanan, dan ketaatan maupun kemaksiatan. Adapun Al-Iradah Ad-Diniyah Asy-Syar'iyah bersifat khusus berkaitan dengan apa saja yang dicintai dan diridhai oleh Allah, yang dijelaskan di dalam Al-Kitab dan As-sunah. Kedua Iradah di atas berpadu pada diri seorang hamba yang taat. Adapun orang yang bermaksiat dan kafir hanya mengikuti Al-Iradah Al-Kauniyah Al-Qadariyah. Artinya, ketaatan seseorang itu sesuai dengan iradah (kehendak) Allah, baik Al-Iradah Ad-Diniyah Asy-Syar'iyah maupun Al-Iradah Al-Kauniyah Al-Qadariyah. Adapun orang kafir, perbuatannya itu sesuai dengan iradah kauniyah qadariyah, tetapi tidak sesuai dengan iradah diniyah syar'iyah.

Sifat: Al-Izzah, Al-Ihathah, Al-Ilmu, Al-Hikmah, Al-Khibrah, Ar-Rizq, Al-Quwwah, As-Sam'u, Al-Bashar

Minggu, 19 Juni 2005 09:21:01 WIB

Sifat Al-'Izzah (Perkasa) : "Maha Suci Rabbmu, Yang Memiliki Keperkasaan ('lzzah), dari apa yang mereka katakan. Keselamatan semoga dilimpahkan kepada para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Rabb seru sekalian alam". Dalam ayat ini, Allah me-Mahasucikan diri-Nya dari apa yang disifatkan, oleh orang-orang yang menyelisihi para rasul, kepada-Nya, serta memberikan keselamatan kepada para rasul dikarenakan perkataan mereka bersih dari kekurangan dan cela. Sifat Al-Ihathah (Meliputi) : "Dialah yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Mulia Mengetahui segala sesuatu". Firman Allah di atas ditafsirkan dengan sabda Rasulullah Sallallahu 'alaihi wassalam : "Ya Allah, Engkaulah Al-Awwal, maka tidak ada sesuatu pun sebelum-Mu; Engkaulah Al-Aakhir, maka tidak ada sesuatu pun sesudah-Mu...".

First  Prev  1  2  Next  Last

Bismillaahirrahmaanirrahiim Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga dicurahkan kepada Rasul termulia, juga kepada seluruh keluarga dan shahabatnya. Amma ba'du. Website almanhaj.or.id adalah sebuah media dakwah sangat ringkas dan sederhana, yang diupayakan untuk ikut serta dalam tasfiyah (membersihkan) umat dari syirik, bid'ah, serta gerakan pemikiran yang merusak ajaran Islam dan tarbiyah (mendidik) kaum muslimin berdasarkan ajaran Islam yang murni dan mengajak mereka kepada pola pikir ilmiah berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih. Kebenaran dan kebaikan yang anda dapatkan dari website ini datangnya dari Allah Ta'ala, adapun yang berupa kesalahan datangnya dari syaithan, dan kami berlepas diri dari kesalahan tersebut ketika kami masih hidup ataupun ketika sudah mati. Semua tulisan atau kitab selain Al-Qur'an dan As-Sunnah yang shahihah dan maqbul, mempunyai celah untuk dikritik, disalahkan dan dibenarkan. Barangsiapa yang melihat adanya kesalahan hendaknya meluruskannya. Hati kami lapang dan telinga kami mendengar serta bersedia menerima. Semoga Allah menjadikan upaya ini sebagai amalan shalih yang bermanfaat pada hari yang tidak lagi bermanfaat harta dan anak-anak, melainkan orang yang menemui Rabb-nya dengan amalan shalih. Jazaakumullahu khairan almanhaj.or.id Abu Harits Abdillah - Redaktur Abu Khaulah al-Palimbani - Web Admin